TERKINI

    Advertise here

    Saturday, April 14, 2018

    Hendropriyono: Balantika Politik, Enough is Enough!

    Ditulis oleh: Redaksi sentranews.com     Saturday, April 14, 2018    

    SentraNews.com-

    Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) AM Hendropriyono akan segera undur diri dari dunia politik saat Kongres Luar Biasa PKPI yang akan segera dilaksanakan.

    Kejujuran itu disampaikan Hendropriyono setelah PKPI dinyatakan KPU  menjadi peserta pemilu, di Kantor KPU RI (13/4/2018).

    "Saya pribadi sudah merasa cukup, dan cukup, adalah cukup untuk mengabdi di belantika politik nasional," ungkap dia.

    Menurut Hendropriyono, PKPI adalah partai politik yang pertama dan terakhir diikuti, meski pernah sebagai menteri pada tiga periode yang berbeda.

    "Sekarang saya dapat pengalaman di partai politik, susah payah setengah mati saya baru tahu. Oh, inilah parpol," kata dia. "Sekarang lengkaplah sudah kacamata saya," tambahnya.

    Ia juga menambahkan, salah satu alasan dirinya mundur dari dunia politik adalah karena usianya yang semakin tua. Bulan Mei berusia 73 tahun. "Enough is enough. Kalau tidak mau berhenti juga nanti diberhentikan oleh Tuhan," kata Hendropriyono.

    Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) tersebut menegaskan tak akan menarik mundur keputusannya meski tak sedikit kadernya yang tetap ingin dipimpinnya.

    "Ini sengaja saya bicara di sini karena banyak di internal partai yang mau saya terus bercokol di PKPI," kata dia.

    Hendropriyono terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum PKPI dalam Kongres Luar Biasa di Jakarta, Agustus 2016. KLB itu dihadiri utusan 33 provinsi dan 498 kabupaten/kota se-Indonesia.

    Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan PKPI sebagai peserta Pemilu 2019 berdasarkan hasil putusan PTUN Jakarta Timur pada 11 April 2018.

    Penetapan peserta dan nomor urut PKPI sebagai peserta Pemilu tersebut digelar dalam rapat pleno terbuka KPU RI di Kantor KPU RI dan menetapkan PKPI dengan nomor urut 20 sebagai peserta Pemilu 2019 pada 13/4/2018.

    Sebelumnya PKPI tidak lulus peserta pemilu berdasarkan surat keputusan KPU Nomor 58/ PL.01.1-Kpt/03/KPU/II/2018 Tentang Penetapan Partai Politik Peserta Pemilu 2019 bulan Februari lalu.

    (Redaksi)

    Thursday, April 12, 2018

    Penjelasan "Fiksi" dengan Sempurna oleh Rocky Gerung

    Ditulis oleh: Redaksi sentranews.com     Thursday, April 12, 2018    
    SentraNews.com-

    Pernyataan Rocky Gerung,  "Kitab Suci itu fiksi" sangat kontroversial di acara Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa (10/4/2018).

    Rocky Gerung menjelaskan dengan sempurna tentang kata "fiksi" tersebut. Berikut petikannya:

    "... saat kita sebut kata fiksi di kepala kita adalah fiktif. Fiction itu adalah kata benda. Selalu ada pengertian literatur di dalam kata fiksi karena diucapkan di sebuah forum politik, maka dia dianggap sebagai buruk.

    Fiksi itu sangat bagus. Dia adalah energi untuk mengaktifkan imajinasi. Itu fungsi dari fiksi, dan kita hidup di dunia fiksi yang lebih banyak daripada di dunia realitas. Fiksi lawannya realitas, bukan fakta.

    Jadi, kalau anda bilang itu fiksi dan kata itu menjadi penyoratif. Jadi anda tidak memperbolehkan anak anda membaca fiksi karena sudah dua bulan ini kata fiksi sudah menjadi kata yang buruk (seperti fiktif-red).

    Kitab suci itu fiksi (atau-red) bukan?. Siapa yang berani jawab. Kalau saya berbicara bahwa fiksi itu adalah imajinasi, kitab suci itu adalah fiksi, karena belum selesai, belum tiba, babat tanah jawi itu fiksi.

    Jadi ada fungsi dari fiksi untuk mengaktifkan imajinasi untuk menuntun kita berpikir untuk lebih imajinatif.

    (fiksi) Lebih dari itu (tumpuan prediksi), bahkan bukan untuk prediksi bahkan (juga) untuk destinasi.
    Anda percaya pada fiksi dan anda dituntun oleh kepercayaan itu, (agar) bisa tiba, (tapi) nggak bisa tiba. Itu fungsi kitab suci.

    Anda percaya kitab suci, mengapa anda abaikan sifat fiksional dalam kitab suci, kan itu belum faktual dan belum terjadi, dan anda dituntun oleh dalil dalil kitab suci bukan secara prediksi?. .... maka saya pastikan fiksi itu baik, yang buruk itu fiktif. Bisa bedain ngak?.

    Kalau saya bilang kitab suci itu fiktif, besok saya dipenjara. Kalau saya bilang itu (kitab suci) fiksi, karena saya berharap terhadap eskatologi dari kitab suci.

    Kenapa anda takut kata fiksi itu diucapkan untuk kitab suci, karena kata fiksi itu dibebani sebagai kebohongan, seolah fiksi itu bohong.

    Fiksi adalah energi yang dihubungkan dengan telos, dan itu sifatnya fiksi. Dan, itu baik. Fiksi adalah fiction, dan itu berbeda dengan fiktif. Telos yang dalam bahasa Yunani  memiliki arti akhir, tujuan ataupun sasaran.

    Fiksi adalah baik, sedangkan yang buruk adalah fiktif. contoh, Mahabharata adalah fiksi namun bukan fiktif. Fiksi itu kreatif, sama seperti orang beragama yang terus kreatif dan menunggu telosnya.

    Anda berdoa, (berarti) anda masuk dalam energi fiksional, bahwa dengan itu anda akan tiba di tempat yang indah.

    Lantas bisakah fiksi itu disebut keyakinan? bisa . Di dalam agama fiksi itu adalah keyakinan, di dalam lietarur, fiksi adalah energi untuk mengaktifkan imajinasi, kimianya sama.
    Orang berdoa dan baca novel sama, di dalam tubuh sama, (dan) jenis hormon yang diproduksi sama."

    (Redaksi)

    Membaca Kekuatan AS, Suriah dan Rusia di Timur Tengah

    Ditulis oleh: Redaksi sentranews.com        

    SentraNews.com-

    Jika Amerika Serikat benar-benar menyerang Suriah maka konflik besar baru kemungkinan bakal pecah di Timur Tengah.

    Sebab, Rusia dipastikan tidak akan tinggal diam jika Amerika dan sekutunya menyerang negeri pimpinan Bashar al-Assad itu.

    Peralatan militer kelas berat milik AS dan sekutunya sudah mulai bergerak ke Laut Tengah sementara Rusia mempersiapkan sistem pertahanan canggih di Damaskus dan sekitarnya.

    Lalu bagaimana perimbangan kekuatan militer kedua kubu yang berseteru ini?.

    Pertama kita bahas dulu kekuatan militer Amerika Serikat yang menjadi motor rencana serangan militer ke Suriah ini.

    Kemungkinan besar AS dan sekutunya tidak akan mengerahkan pasukan daratnya ke Suriah. Artinya AS akan mengandalkan kapal-kapal perang dan jet-jet tempurnya untuk menggempur pasukan Bashar al-Assad.

    Amerika Serikat mengirimkan gugus tugas angkatan laut yang dikomandoi kapal induk USS Harry S Truman.

    Kapal induk kelas Nimitz ini memiliki berat 116.000 ton dan digerakkan dua reaktor nuklir yang membuat daya jelajah "kota terapung" ini menjadi tak terbatas.

    USS Harry S Truman memiliki kru sebanyak 3.200 orang ditambah 2.400 orang yang memiliki kemampuan sebagai pilot tempur.

    Kapal sepanjang 332 meter ini mampu membawa 90 pesawat terbang "fixed wings" dan helikopter berbagai jenis.

    Selain itu, kapal ini dipersenjatai berbagai jenis misil seperti Sea Sparrow dan RIM-116 serta tiga meriam Phalanx yang mampu menembakkan peluru hingga 3,5 kilometer.

    Selain itu gugus tugas USS Harry S Truman diperkuat delapan kapal perang yaitu USS Normandy, USS Jason Dunham, USS The Sullivans, USS Arleigh Burke, USS Bulkeley, USS Forrest Sherman, USS Farragut, dan USS Donald Cook.

    Sekutu AS

    Paman Sam tak sendirian, seperti biasa Inggris dan Perancis siap membantu. Inggris sudah menyiapkan sejumlah peralatan tempur di pangkalan militernya di Siprus.

    Di negeri pulau itu, Inggris menyiapkan 8 unit jet tempur Tornado GR4, dua pesawat pengintai Sentinel, pesawat angkut Hercules C130 dan C17, satu pesawat pengisi bahan bakar Voyager, dan sejumlah kapal selam.

    Khusus kapal selam, PM Theresa May dikabarkan sudah memerintahkan mereka untuk berlayar dan memosisikan diri di jarak tembak misil menuju ke Suriah.

    Sedangkan di Kuwait, Inggris menyiapkan 10 unit drone Reaper serta dua pesawat pengintai di pangkalan militernya di Qatar.

    Sementara Perancis juga mempersiapkan diri di Jordan dengan menyiagakan 6 unit jet tempur Mirage 2000. Sedangkan di beberapa negara-negara Teluk, Perancis menyiagakan 6 jet Rafale dan 1 pesawat patroli Atlantique.

    Suriah dan Rusia

    Lalu bagaimana dengan Suriah? Meski sudah tujuh tahun dikoyak perang saudara, tetapi angkatan perang Suriah masih eksis dan cukup kuat.

    Militer Suriah memiliki 750 jet tempur, 360 pesawat untuk menyerang sasaran di darat, 50 helikopter multi-fungsi, serta 24 helikopter tempur.

    Kelemahan Suriah adalah di sistem pertahanan udaranya yang sudah menua dan berkualitas buruk.

    Sehingga, Suriah amat mengandalkan sistem pertahanan udara S-400 buatan Rusia yang cukup canggih.

    S-400 memiliki kemampun untuk merontokkan pesawat tempur, misil balistik dan penjelajah, serta bisa digunakan untuk menghantam sasaran di darat.

    Misil yang ditembakkan sistem pertahanan ini memiliki daya jelajah maksimal hingga 400 kilometer, bisa menembak 80 kali secara simultan, dan misil yang dilepaskan bisa melesat dengan kecepatan 16.000 kilometer per jam.

    Meski tidak diketahui berapa banyak sistem pertahanan udara S-400 yang disiapkan Rusia, tetapi diyakini sistem ini cukup untuk melindungi Suriah dari gempuran AS dan sekutunya.

    Selain itu, Rusia juga menyiagakan sederet jet tempur Sukhoi Su-24, Su-25, dan Su-35 di pangkalan udara Khmeimim, Suriah.

    Tak hanya itu, Rusia juga diyakini telah menyiapkan pesawat pengebom Su-57 yang memiliki kemampuan untuk merontokkan jet-jet tempur Inggris dan Amerika Serikat.

    Sumber: Kompas.com

    Photo Jet tempur Tornado GR4 Inggris

    Wednesday, April 11, 2018

    Rocky Gerung: Kitab Suci Fiksi

    Ditulis oleh: Redaksi sentranews.com     Wednesday, April 11, 2018    

    sentranews.com-

    Pernyataan Dosen Filsafat UI, Rocky Gerung terkait pandangannya soal kitab suci sebagai fiksi menjadi perbincangan berbagai kalangan.

    Kitab suci adalah hal yang fiksi,  disampaikannya pada acara Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa (10/4/2018) lalu.

    Menurutnya fiksi berbeda dengan fiktif. Kata fiksi sejatinya adalah baik, yang buruk adalah fiktif. Namun fiksi dianggap negatif karena dibebani oleh kebohongan, sehingga fiksi itu selalu dimaknai dengan kebohongan.

    "Fiksi adalah energi yang dihubungkan dengan telos, dan itu sifatnya fiksi. Dan itu baik. Fiksi adalah fiction, dan itu berbeda dengan fiktif," ujarnya.

    Dijelaskan bahwa makna telos  dalam bahasa Yunani memiliki arti akhir, tujuan ataupun sasaran.

    Selain sebagai perbincangan, Rocky Gerung juga dilaporkan berbagai kalangan kepada kepolisian dengan tuduhan penistaan agama dan ujaran kebencian.

    (Red)

    Moeldoko: Anak Muda Harus Berinovasi

    Ditulis oleh: Redaksi sentranews.com        

    Mataram, sentranews.com-

    Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko mengingatkan anak muda Indonesia untuk membangun sikap optimistis dan inovatif. Hal tersebut disampaikan di depan 650-an mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, dalam forum diskusi yang digelar di Auditorium DOME Universitas Mataram, Jumat (9/3/2018).

    Moeldoko mengakui, setiap anak muda memiliki persoalan di sekelilingnya. Namun, hal itu justru harus dilihat bukan sebagai penghalang, melainkan peluang dan kesempatan.

    "Maka berinovasilah, atau mati," ujar Moeldoko sebagaimana dikutip siaran pers resmi KSP.

    Moeldoko mengatakan perubahan yang terjadi di dunia berlangsung sangat cepat. Contohnya tekonologi robot hingga kecerdasan buatan.

    Pemerintahan Jokowi-JK merespons perubahan dunia itu. Maka pemerintah mendorong terciptanya ekosistem yang tepat untuk menumbuhkan sikap adaptif serta responsif oleh kaum muda Indonesia terhadap perubahan yang ada.

    Presiden Jokowi, lanjut Moeldoko, sangat mengapresiasi aksi-aksi dan langkah-langkah nyata yang dapat menjadi inspirasi bagi anak-anak muda lainnya dalam merespons perkembangan di era ekonomi digital.

    "Dalam sistem sosial dan politik seperti sekarang ini, terbuka kesempatan bagi siapapun dan menjadi apapun," ujar Moeldoko.

    Sumber: kompas.com-

    Thursday, April 5, 2018

    BP Vs Pemko Batam, Bubar atau Merger?

    Ditulis oleh: Redaksi sentranews.com     Thursday, April 5, 2018    
    Batam, sentranews.com-

    Pertumbuhan ekonomi Batam yang hanya 2 % tahun 2017 dan lesunya investasi, gejalanya telah terpelihara sejak pertarungan hebat antara Pemko Batam dengan Badan Pengusahaan Batam (sebelumnya Otorita Batam) belasan tahun lalu, terkait kepastian hukum soal kewenangan.
    Hal tersebut dirangkum dari group diskusi ISU COMMUNITY.
     
    Pendiri Batam FTZ, Alex Alopsen telah memeridiksi kehancuran investasi Batam belasan tahun lalu. Saat itu terjadi pertarungan hebat antara Otorita Batam (kini BP Batam-red) dengan Pemko Batam. Pemko Batam dengan gong otonomi dan Otorita Batam dengan gong FTZ.
     
    Gong itu pun menimbulkan perebutan kewenangan dan masyarakat Batam terpecah  karena keberpihakan, bahkan politisi daerah memainkan situasi tersebut untuk kepentingannya. Penyakit menahun ini masih berlanjut sampai saat ini.

    Mengakhiri penyakit menahun tersebut, Alex Alopsen menyarankan gerakan masyarakat yang bulat  untuk memilih pembubaran salah satu instansi, Otorita/BP Batam atau Pemko Batam. "Tidak ada kapal yg sampai tujuan dengan sukses kalau nahkodanya lebih dari satu. Jd harus ada yg menggerakkan. Dan harus ada keberanian utk memutuskan. Bubarkan BP Batam atau Pemko Batam," terangnya. 

    Menurutnya, investor tidak tertarik investasi kalau  berurusan dengan dua institusi untuk satu urusan. "Kuharapkan gerakan (satu  lembaga) ini terjadi," pintanya.

    Seturut dengan Alex Alopsen, Pendiri sentranews.com mengamini Batam sebagai daerah terseksi di mata Pemerintah Pusat dan DPR RI, sebagai kawasan FTZ  konsentrasi bandar/pelabuhan, industri, dan pariwisata. Itulah sebagian penyebab ego sektoral yg terjadi saat ini, yang dimainkan mereka melalui aturan perundangan. UU Pemda-PP FTZ Batam.

    "Artinya tidak terlihat niat baik Pemerintah dan politisi. Terutama dan terbaik untuk masa depan Batam adalah harus 'menghilangkan' aturan yang ego, yang diciptakan oleh DPR RI dan Pemerintah Pusat," terangnya.

    "Jika Pemerintah dan legislatif tidak mengambil sikap, masyarakat Batam harus bertindak. Rakyat di Batam harus berani menentukan sikap terkait BP Batam versus Pemko Batam, apakah  (salah satunya-red) bubar atau merger?," tutupnya.

    Sinergi Sebagai Solusi Awal

    Menunggu sikap dan tindakan tegas Pemerintah dan legislatif atas persoalan hukum antara Pemko Batam dengan BP Batam, peserta diskusi ISU COMMUNITY menyampaikan berbagai pandangan untuk bangkitnya pertumbuhan ekonomi dan investasi di Batam.

    Abdul Rahman, legal corporate salah satu perusahaan di Kepulauan Riau menjelaskan, gejolak ekonomi Batam di pengaruhi lesunya ekonomi global, turunnya harga minyak dunia, larangan export bahan mentah sektor minerba, tidak konkritnya kepastian hukum, dan ego sektoral antar kekuasaan.

    Lesunya ekonomi global di pengaruhi oleh proteksi keras kebijakan ekonomi Pemerintah AS menimbulkan ketidak stabilan nilai tukar dolar, keluarnya Inggris selaku penentu kebijakan keuangan Eropa keluar dari negara negara Eropa berimplikasi pada orderan sektor kerja kerja manifaktur , seperti Pakaian , elektronik dan lainnya merosot.

    Cina selaku raksasa ekonomi baru di Asia dan dunia menetapkan investasi mineral pertambangan dan properti/ insfrastuktur dengan  persyaratan mengakomodir tenaga kerja dari Cina. Tidak berminat bidang manufaktur dan perkapalan.

    Turunnya harga minyak dunia  karna gejolak kekacauan di Timur Tengah dan minyak ilegal dari negara-negara yang bertikai masuk pasar gelap. Kondisi itu diperparah dengan larangan export minerba tanpa pengolahan. Lesunya minerba dan minyak  merupakan  salah satu penyebab  hancurnya industri perkapalan di Batam, karena hampir tidak adanya pesanan kapal dari beberapa perusahan minyak dan pengexport batu bara, nikel , bauksit dan bahan tambang lainnya.

    Tingginya sewa lahan di Batam mengurangi daya saing dalam menarik investasi. Sebaliknya Vetnam, Philipine dan Thailand memberikan fasilitas lahan gratis. Persaingan ini mengakibatkan adanya pengalihan investasi dari Batam ke negara lain.

    Kondisi yang sedemikian rumit, diperparah lagi para pemegang kekuasaan. Pemerintah pusat dan daerah, pengelola FTZ Batam, penjaga keamanan dan ketertiban, dan bea cukai pada prakteknya tidak memiliki visi yang sama menjadikan Batam surga investasi. "(Batam-red) berada pada bayang-bayang kiamat," tegas Abdul Rahman.

    "Solusi yang lebih praktis adalah dibentuk kawasan wisata khusus berupa kasino bertaraf internasional dan pusat belanja bebas pajak, yang bebas dari razia," sambung Abdul Rahman. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat berjalan selama perizinan diberikan Pemerintah.

    Melihat kerumitan tersebut, aktivis pergerakan Ary Sembiring, mengharapkan stake holder Batam harus berinovasi membuka alternatif kegiatan ekonomi yang dapat menggerakkan ekonomi Batam.  Tidak hanya bertumpu kepada Industri manufacture, shipyard, oil & gas, dan pariwisata yang telah mati suri.


    Pelaku usaha Susanto menjelaskan, Batam sebagai daerah maritim dan jalur perdagangan Asia Pasifik ideal dibentuk sebagai daerah wisata dan kepelabuhanan bertaraf internasional (persinggahan kapal pesiar atau pun bongkar muat-red), dan industri. "Batam harus mampu keluar dari persoalan ego sektoral dengan kebijakan politik yang berkepastian hukum. Ciptakan opini positif!," tegas Susanto, sambari menjelaskan Batam adalah wajah Indonesia.

    Harapan yang sama dengan Susanto, peserta diskusi Abdullah Yusuf menyatakan, tanggung jawab investasi,  berada pada BP Batam.  "Pemko Batam dan Pemprov Kepri harus bersinergi dengan BP Batam dan Pemerintah Pusat. Kita minta Kepala BP Batam membuat aksi nyata untuk mendapat kepercayaan dari investor. Bukan membuat kegiatan Batam Menari seperti saat ini," terangnya.

    (Priston/Red)

    Photo: Fly over simpang jam Batam sebelum terkoneksi.

    Batam Menari, BP Batam Salah Garap

    Ditulis oleh: Redaksi sentranews.com        
    Batam, sentranews.com-

    Batam menari yang akan diselenggarakan 8 April 2018 oleh Badan Pengusahaan Batam mendapat kritikan dari kalangan masyarakat Batam di media sosial maupun perbincangan di pertemuan-pertemuan masyarakat, karena pelaksananya salah kaprah atas bidang tugasnya.

    Salah kaprah BP Batam, yang mengakibatkan salah garap ini disampaikan tokoh masyarakat Batam, Wirya Putra Silalahi di kantor BP Batam.

    Kota Batam sebagai kawasan perdagangan dan pelabuhan bebas sering disebut Free Trade Zone (FTZ), termasuk di dalamnya sektor pariwisata dikelola Badan Pengusahaan Batam.

    Pengembangan pariwisata yang tepat dilakukan BP Batam sebaiknya adalah pembangunan insfrastuktur, seperti pelabuhan ferry dan pembangunan destinasi wisata. "Golf, resort, perhotelan dan penerbangan. Itu baru tepat" terang Wirya.

    Menurutnya, pelaksana even-even budaya dan pesta rakyat sebaiknya dipercayakan kepada masyarakat atau Pemerintah daerah. "BP Batam cukup sebagai sponsor saja. Jangan salah garap seperti saat ini (Batam menari-red)," pinta Wirya, mantan Anggota DPRD Kepri 2009-2014 ini.

    Bakal Calon Anggota DPRD Kepri 2019-2024 ini, berharap seluruh elemen di Kota Batam sebaiknya mendukung kepariwisataan di Batam sesuai tupoksi masing-masing.

    (Red)