Tuesday, February 28, 2017

Besok Tarif PLN Batam Naik, Rakyat Menolak

Ditulis oleh: Redaksi sentranews.com     Tuesday, February 28, 2017    

Batam, Sentranews.com.
Terhitung pemakaian listrik bulan Maret, tarif dasar listrik (TDL) PLN Batam akan naik hingga 40-an persen.  Kenaikan TDL dalam rangka meningkatkan investasi PLN Batam guna peningkatan pelayanan, namun rakyat Batam tetap menolak.


Tujuan kenaikan TDL untuk meningkatkan investasi dan menjangkau daerah yang belum dialiri listrik. Hal itu diakui sekretaris PLN Batam, Samsul Bahri. Uniknya, Samsul menjelaskan, masalah makro ekonomi sangat memengaruhi biaya produksi dan penyesuaian tarif. Nilai tukar rupiah melorot, inflasi, dan naiknya harga bahan baku primer.


Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak mengungkapkan, DPRD Kepri memberikan rekomondasi kenaikan TDL  Batam bulan mulai Maret berdasarkan usulan PLN dan BI. "Sifatnya (DPRD) hanya meneruskan agar Gubernur menerbitkan Peraturan Gubernur," ungkap Jumaga.


Penolakan rakyat disampaikan melalui Ketua Barisan Peduli Masyarakat Batam, Amrullah Hamid. Penolakan ini dikarenakan tidak adanya transparansi PLN Batam yang mengaku terus merugi dan alasan investasi. "Silakan dibukakan hasil auditer. Jangan masyarakat dikeruk untuk meningkatkan investasi PLN Batam" katanya. 


Informasi yang dihimpun, rakyat Batam termasuk mahasiswa dan kelembagaan masyarakat akan melakukan aksi penolakan serempak karena belum mendapat alasan yang dapat membenarkan kenaikan tarif listrik.


Kenaikan ini akan membuat kondisi ekonomi masyarakat akan melemah, dan harga kebutuhan pokok akan melambung tinggi sedangkan upah naiknya 10%. "Seharusnya DPRD dan Gubernur Kepri membuat  kajian konprehensif terlebih dahulu. ," pinta Amrullah.


Untuk kepastian kenaikan TDL Batam melalui Pergub atas rekomondasi yang diteruskan DPRD, Ketua DPRD dan Gubernur melalui humasnya belum bersedia berkomentar.


Sebagai informasi, kenaikan tarif tersebut ada 4 golongan. Diantaranya golongan R1 untuk rumah tangga adalah kenaikan tertonggi R1 1300 VA dari Rp 930 menjadi Rp 1.352,56 dan R1 2.200 VA dari Rp 970 menjadi Rp 1352,56; sedangkan R2 dari Rp 1422, menjadi Rp 1508, 67; dan golongan S3 sosial dari Rp 844 menjadi Rp 885,63. (Girosi/ sentranews.com)

Comments
0 Comments

0 comments :