Merekam Jejak Presiden Jokowi Tiga Hari di Sumatera *Jangan Campuraduk Politik dan Agama

Redaksi, sentranews.com

Dalam satu perjalan menyambung dalam tiga hari Presiden Jokowi mengunjungi Kota Batam, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kabupaten Mandailing Natal di Sumatera.

Berawal di Batam (23/3) Jokowi mengunjungi pembangunan bendungan Sei Gong Galang, penyerahan Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS), Keluarga Harapan (PKH) dan makanan tambahan.

Pembangunan bendungan Sei Gong untuk air bersih yang dimulai awal 2016 lalu ini ditargetkan Jokowi selesai pada awal semester ke dua tahun 2018. Untuk pelepasan lahan, "Hanya tanamannya yang kami ganti" ungkap Jokowi dilansir Menteri PUPR

Bendungan seluas 355 Ha ini menelan anggaran Rp 238,4 miliar dengan harapan produksi air bersihnya minimal 400 liter per detik dari 11 juta meter kubik yang tertampung.

Setelah mendarat di Bandara Ferdinan Lumban Tobing Pinang Sori di hari yang sama, esoknya (24/3) menginjakkan kakinya di Barus untuk meresmikan  Tugu Titik Nol Peradaban Islam Nusantara.

Jokowi meminta agar masyarakat bersama Pemerintah menjaga dan memelihara kerukunan serta melestarikan keberagaman suku, agama, dan ras.  "Jangan sampai dicampuradukan antara politik dan agama," pintanya dilansir Seskab.

Selain itu, setelah mengunjungi Makam Mahligai Jokowi juga menyerahkan KIP, KIS, PKH, dan makanan tambahan sebagaimana di Batam dengan harapan tepat guna dan mendapat pelayanan yang baik.

Masih di Sumatera Utara, dengan helikopter Jokowi melanjutkan dinasnya ke Mandailing Natal (Madina). Jokowi meresmikan pembangunan dan peletakan batu pertama Asrama Haji Madina (25/5), sembari menyampaikan kuota haji indonesia ditambah 5000 orang, yang sebelumnya sempat dikurangi. (Redaksi, sentranews.com)

Photo Seskab, Presiden Jokowi di Barus Sumatera Utara saat meresmikan Tugu Titik Nol Peradaban Islam Nusantara (24/3).

No comments

Powered by Blogger.