Wednesday, April 19, 2017

Rakyat Meragukan Nurdin Basirun Revisi Pergub TLB. *Gubernur Harus Patuh Aturan, Indikator dan Parameter.

Ditulis oleh: Redaksi sentranews.com     Wednesday, April 19, 2017    

Gubernur Kepri Nurdin Basirun akan merevisi Peraturan Gubernur (Pergub) nomor 21 tahun 2017 tentang Tarif Listrik Batam (TLB) yang telah mengakibatkan beban tambahan penderitaan rakyat Batam, diragukan.

SBSI dan SPSI menganggap pernyataan revisi oleh Gubernur Kepri dinilai tidak berkekuatan dan tidak berbentuk. Untuk itu diperlukan aksi nyata mendesak Nurdin Basirun melalui upaya lainnya.

Ketidakinginan Nurdin Basirun  menyatakan revisi materi pokok dan batas waktu secara tertulis pada pertemuan (17/4), menurut Korwil SBSI Kepri Santo Lubis, menunjukan ketidakseriusan Gubernur Kepri merevisi Pergub TLB. "Itu absurd, tidak ada kepastian" sebut Santo.

Ketidakpastian pernyataan Gubernur Kepri menggugah SBSI dan SPSI akan tetap mengupayakan jalur hukum atas Pergub TLB. "Kita (SBSI dan SPSI) tetap PTUN-kan," tegas Santo dalam pertemuan tertutup antara SBSI dan SPSI paska aksi.

Pernyataan Nurdin Basirun  akan  merevisi TLB, setelah adanya desakan berbagai elemen masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Listrik Batam di gedung Walikota Batam.

Patuhi Aturan, Indikator dan Parameter

Alumni ITB bidang kelistrikan Wirya Putra Silalahi menyatakan, untuk menentukan TLB perlu kajian berdasarkan peraturan, indikator statistik, audit independen, dan harus transparan. "Semua ada aturan untuk itu," ungkap Wirya.

Selain kajian kondisi masyarakat dan PLN Batam, kajian utamanya adalah perhitungan Biaya Pokok Pembiayaan (BPP), Biaya Operate, dan Batas Maximum Profit (BMP). "Untuk BPP PLN Batam pasti turun karena penggunaan BBM solar semakin menurun," ungkap Wirya.

Jika menyimpang dari hal-hal tersebut, posisi Pergub TLB akan terancam. "Tidak boleh sesukanya menaikan tarif (TLB dan lainnya). Ada indikator dan parameternya," sebut Wirya kepada sentranews.com

Mantan anggota DPRD Kepri Wirya mengharapkan, desakan masyarakat adalah kesempatan bagi Gubernur Kepri untuk merevisi Pergub TLB agar pemerintah jangan mengulang kesalahan pada tarif listrik Batam seperti kenaikan tarif UWTO dan tarif kepelabuhan  beberapa waktu.

Untuk dasar kenaikan tarif listrik dan lainnya berdasarkan inflasi, "Jangan bebankan kesalahan pemerintah beberapa tahun sebelumnya kepada rakyat," pintanya.

(Giro, sentranews.com)

Photo, aksi demontrasi tolak TLB jilid III oleh Ampli Batam

Comments
0 Comments

0 comments :