Thursday, April 13, 2017

TLB, Suara Rakyat Nihil Di Mata Gubernur Kepri. *17/4 Rakyat Aksi Lagi

Ditulis oleh: Redaksi sentranews.com     Thursday, April 13, 2017    

Berbagai elemen rakyat Batam terus menyuarakan penolakan kenaikan tarif listrik Batam (TLB) dan menyusul Peraturan Gubernur nomor 21 tahun 2017 tentan TLB, Gubernur dan jajarannya tidak satu pun melayaninya.

Perekaman sentranews.com, masyarakat Batam telah tiga kali melakukan aksi penolakan yang tidak diterima oleh Pemerintah Kepri. Gubernur bersama jajarannya mengambil sikap untuk tidak bersuara menyikapi aksi. Bahkan, Humas Pemprov tidak mau berkomentar.

Pergerakan penolakan TLB oleh rakyat secara bersama-sama atau sendiri-sendiri tidak ada yang mendapat keterangan dan penjelasan Pemerintah Kepri. Aliansi Masyarakat Peduli Listrik (AMPLI) Batam atau pun organisasi masyarakat dan lembaga swadaya masyarakat, semua mendapatkan nihil.

Rencana 17/4 ini adalah pergerakan ke-4 (jilid III untuk AMPLI Batam) yang menurunkan semakin besar jumlah rakyat Batam, yang tergabung dalam AMPLI Batam untuk penolakan kenaikan TLB pencabutan Pergub 21 tahun 2017. Akankah bernasib yang sama?.

Salah satu perangkat Ampli Batam Said Abdullah Dahlawi menyatakan, masyarakat kecewa karena tidak mendapat layanan dan tanggapan apa pun dari Gubernur Kepri atas surat dan aksi. Ampli Batam berharap agar Gubernur Kepri tidak mengulangi ketidakpeduliannya terhadap kehadiran dan suara rakyat pada 17/4 ini.

Untuk jumlah peserta aksi 17/4 ini belum dapat diprediksi karena dukungan dari masyarakat terus bertambah. Selain aksi, sebut Said, gugatan atas Pergub 21 tahun 2017 tentang TLB masih dalam proses tim hukum Ampli dari SBSI dan relawan lainnya.

Paska aksi penolakan TLB jilid II Kepala Dinas Pertambangan dan Energi  Kepri Amjon kepada wartawan menyatakan, Gubernur siap digugat rakyat Kepri atas keputusannya menaikan TLB.

Di tempat terpisah Direktur Utama PLN Batam Dadan Kurniadipura kepada wartawan mengatakan, PLN menjalankan keputusan Gubernur Kepri yang  dimintakan sebelumnya. Selain menambah biaya operasional, kenaikan TLB untuk peningkatan pelayanan dan investasi.

(Giro, sentranews.com)

Photo, Gubernur Nurdin Basirun bersama istri.

Comments
0 Comments

0 comments :