Kesederhanaan Penuh Hikmat di SD Negeri 004 Batu Aji

Perpisahan SD Negeri 004 Batu Aji Batam berlangsung sangat sederhana di mushola sekolah. Acara berlangsung hikmat tanpa hiburan dan makanan, hanya air minum mineral gelas.
Kepala sekolah SD Negeri 004 Batu Aji Batam, Sufriadi mengakui, selama 30 tahun mengajar baru pertama kali ini menjalani acara penyerahan anak tanpa ada kegiatan lain karena kondisi ekonomi serat.
Dalam acara, Sufriadi menjelaskan penegakan disiplin di sekolah yang berfungsi pembelajaran disiplin kepada anak sekolah dengan sanksi mengumpulkan sampah dan lain-lain yg tidak menyentuh fisik.
"Terimakasih kepercayaannya menyerahkan anaknya untuk kami didik," tuturnya. Mohon dimaafkan kekurangan dan kesalahan guru dalam mengajar, karena pasti ada sanksi yg tidak mengenakan bagi anak untuk mengingatkan dan mendidiknya.
Mengakhirinya, Safriadi menjelaskan bahwa hubungan anak murid dengan guru tidak terputus meskipun sudah tamat. "Guru anak tetaplah guru anak. Sama halnya dengan ayah ibu ke anak. Hanya biologinya yang membedakan. Selamat melanjutkan pendidikan ke SMP!" terangnya.
Perwakilan wali murid mengucapkan terimakasih karena anak-anak mereka terdidik dengan baik tanpa ada kekerasan terhadap anak. Anak-anak kami secara tidak langsung menerima perbedaan suku dan agama, sehingga di luar sekolah pun tidak gamang bergaul. "Itulah kelebihan sekolah negeri", sebutnya.
Acara perpisahan yang dikemas dengan penyerahan anak ini dilakukan 23/6 setelah menjalani ujian akhir yang dihadiri orang tua wali murid kelas 6 SD Negeri 004.
(Giro, sentranews.com)
Photo: (paling kiri) Kepala Sekolah SDN 004 Batu Aji Batam, Safriadi bersama Wali Kelas bersalaman dengan orang tua/ wali murid.

No comments

Powered by Blogger.