Peluang Adanya Calon Baru pada Tatib dan Intrik


Mengenai kepastian ada tidaknya perubahan calon Wakil Gubernur Kepri yang dipertanyakan sentranews.com kini terjawab.

Dua nama calon wakil gubernur yang diusulkan Gubernur Nurdin Basirun kepada DPRD Kepri akan disampaikan kepada Panitia Pemilihan tanpa perubahan jumlah dan nama yakni dua orang, Isdianto dan Agus Wibowo.
 
Hal itu ditegaskan Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau Jumaga Nadeak menyikapi teka-teki Tata Tertib Pemilihan Wakil Gubernur Kepri sejak pembentukan Pansus.

"Tidak diganti, tetap sesuai yang diserahkan gubernur kepada kami. Nanti kami menyerahkannya kepada panitia pemilih," ujarnya sebagaimana dilansir antara (29/8).
 
Panitia Pemilihan akan memeriksa persyaratan Calon Wagub, yang setakat ini belum lengkap karena Isdianto masih menjabat sebagai pejabat Eselon II Pemprov Kepri, sedangkan Agus Wibowo Wakil Ketua DPRD Bintan dari Fraksi Demokrat.
   
Ketua Panitia Pemilih Wagub Kepri, Hotman Hutapea, mengatakan tidak akan mengakomodir calon baru yang diajukan partai pengusung karena sebelumnya sudah diserahkan Gubernur Nurdin Basirun kepada DPRD Kepri.

Dalam tahapan pendaftaran calon, atas persetujuan Pansus Tata Tertib maka Panitia Pemilihan hanya menerima calon yang diajukan DPRD Kepri dan memeriksa persyaratan kedua calon.
Selain persyaratan umum, syarat cawagub adalah mengajukan surat pemberhentian sebagai Aparatur Sipil Negara untuk Isdianto dan anggota DPRD Bintan untuk Agus Wibowo, dan berita acara yang memuat rekomendasi partai pengusung.  
   
Sesuai Tata Tertib, tenggang waktu melengkapi persyaratan calon maksimum 14 hari (dari penerimaan pemberitahuan oleh Panitia Pemilihan-red). Jika tidak dapat  melengkapi, sebut Hotman, panitia akan mengembalikan kepada Gubernur Kepri melalui DPRD Kepri. Selanjutnya,  jika calon yang diajukan kembali oleh Gubernur masih tidak melengkapi maka calon dapat diganti calon baru. 

Menurut laporan Ketua Pansus, Surya Makmur pada (28/8), Tata Tertib Pemilihan Wakil Gubernur Kepri terdiri dari 13 Bab dan 39 Pasal. Kemendagri, sebutnya,  menambah dua ayat pada Pasal 35 untuk mempertegas regulasi tentang ketidakhadiran cawagub dalam pemilihan. Cawagub yang tidak hadir tanpa ijin lembaga terkait akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, DPRD Kepri merekomondasikan Pansus untuk sosialisasi tatib dan simulasi sebelum hari pemilihan 

Panitia pemilihan adalah Widiastadi Nugroho, Sahat Sianturi, Asmin Patros, Taba Iskandar, Hotman Hutapea, Onward Siahaan, Yusrizal, Abdurahman, dan Sirajudin Nur. Hotman Hutapea terpilih menjadi Ketua.

Intrik

Mengemuka Kembali soal tudingan bahwa Gubernur Nurdin sengaja memperlambat pengisian Wakil Gubernur Kepri sebagaimana dilansir sentranews.com sebelum berita ini. Tudingan itu mengemuka dari Husnizar Hood Wakil Ketua DPRD Kepri, yang juga Sekretaris Demokrat Kepri.

Nurdin dituding memperlambat pengisian wakilnya, dalam lansiran antara, dikarenakan memberikan dukungan gugatan Partai Kesatuan Bangsa (PKB) Kepri tentang calon Wakil Gubernur yang diajukannya sendiri. Juga, dikarenakan Gubernur Nurdin yang juga Ketua Partai Nasdem Kepri menginginkan Rini sebagai Wakilnya, dengan modus mengusulkan Isdianto dan Rini Fitrianti sebagai cawagub.

Faktor lain, kritik Husnizar bahwa proses pemilihan Wagub Kepri yang salah sejak awal. Tata tertib pemilihan wagub sebaiknya disahkan sebelum gubernur mengusulkan dua nama cawagub. Namun dikondisikan sebaliknya yang berakibat lambatnya pemilihan.
 
Ndilalahnya upaya pelambatan itu sampai penghilangan dokumen. Husnizar mengungkapkan, telah hilang berita acara hasil rapat partai pengusung bulan Desember 2016 yang dipegang oleh Raja Ariza, Asisten I Pemprov Kepri.

Beberapa bulan lalu, Ketua DPW PKB Kepri Abdul menggugat dua nama cawagub (Isdianto dan Agus) yang diusulkan Gubernur Nurdin kepada DPRD Kepri jauh sebelum Panitia Khusus Pemilihan Wagub Kepri terbentuk. PKB salah satu partai pengusung mengusulkan Isdianto dan Mustofa Widjaja. -Informasinya telah dimenangkan PKB,red-.

Photo kepriprov, crop: Ketua Pansus Tatib Pilwagub mennyerahkan laporan ke Ketua DPRD Kepri

No comments

Powered by Blogger.