2 Kandidat Bakal Cagub Kalimantan Timur Ditetapkan di Jakarta

PDIP dan koalisi Gerindra-PKS-PAN telah menetapkan calon Gubernur (Cagub) Kalimantan Timur periode 2018 - 2023 pada awal tahun 2018 dan akhir 2017 lalu di Jakarta.

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri resmi mengusung Inspektur Jenderal Safaruddin sebagai calon gubernur Kalimantan Timur di kantor DPP PDI Perjuangan  Lenteng Agung, Jakarta 7/1/2017.

Meski demikian, hingga saat ini belum ditentukan siapa calon wakil gubernur yang akan mendampingi Safaruddin dalam putaran Pilkada Kaltim.

Sejak 2015, Safaruddin menjabat Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Timur. Juga pernah menjabat Wakil kepala Badan Intelijen dan Keamanan Polri.
 
Lulusan Akademi Kepolisian tahun 1984 itu menjadi perwira Polri kedua yang dicalonkan PDI Perjuangan sebagai calon kepala daerah, setelah Irjen Anton Charliyan sebagai calon wakil gubernur Jawa Barat.

Di waktu dan tempat terpisah, koalisi Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Amanat Nasional (PAN) resmi mendukung pasangan Isran Noor dan Hadi Mulyadi sebagai calon gubernur untuk Pilkada Kalimantan Timur 2018.

Pasangan itu diumumkan langsung oleh Presiden PKS Sohibul Iman di kantor DPP PKS Jalan TB Simatupang Nomor 82, Jakarta Selatan pada 27/12/2017 lalu.

Isran merupakan mantan Bupati Kutai Timur. Sedangkan Hadi merupakan Anggota DPR RI dari Fraksi PKS. Ia juga pernah menjabat Ketua DPW PKS Kaltim.

Kalimantan Timur merupakan satu dari lima provinsi dimana PKS berkoalisi dengan Gerindra dan PAN. Empat daerah lainnya adalah Sumatera Utara, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Maluku Utara.
Sohibul mengungkapkan koalisi  ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan tiga partai pada 24/12/2017.

Sebagai informasi, pendaftaran calon dilakukan mulai tanggal 8 - 10 Januari 2018 dan  pemilihan kepala daerah serentak diselenggarakan pada 27 Juni 2018. Pemilihan kepala daerah ini berlangsung di 171 daerah, yang terdiri dari 17 provinsi, 39 kota, dan 115 kabupaten. 

(SGO)

No comments

Powered by Blogger.