ADO Batam: Proses Hukum Pelaku "Bar-Bar" Taksi Online


Driver Taksi Online beramai-ramai mendatangi Mapolresta Barelang Batam bersama kenderaannya dalam rangka meminta proses hukum kepada kelompok pengeroyokan dan pengrusakan 10/1/2018 lalu terhadap taksi online.

Kedatangan ratusan drive taksi online ini 11/1/2018 adalah spontanitas sebagai solidaritas  sesama taksi online. "Kami minta pihak kepolisian segera menangkap pelaku penganiayaan serta pengeroyokan yang dialami rekan kami. Salam Satu Aspal," seru para driver taksi online.

Ketua Asosiasi Driver Online (ADO) Batam, Sopandi di Batam, meminta perhatian Kepala  Kepolisian Resort Barelang  untuk proses hukumnya. "Kita minta semua pelaku segera ditangkap dan dilanjutkan proses hukumnya," tegas Sopandi kepada sentranews.com.

Menurut Sopandi, kepolisian masih dipercaya sebagai pelindung dan pengayom masyarakat dalam kehidupan bernegara. Anarkis adalah tindakan bar-bar yang harus ditindak oleh negara.

Perbuatan kelompok pelaku yang demikian bar-bar mengakibatkan trauma korban (sopir dan penumpang), selain kerusakan.

Bar-bar yang berlangsung dipusat kota bisnis kawasan BCH Penuin Nagooya Batam 10/1/2018 sekitar pukul 14.30 WIB masih dalam penanganan Polresta Barelang.

Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Arwin A Wientama mengatakan, pihaknya telah meminta keterangan dari korban. Keterangan pihak lainnya dan tindakan selanjutnya sesuai perkembangan proses penanganan.

Dalam rekaman terlihat sekelompok orang keluar dari sebuah mobil, kemudian mengejar dan mengelilingi serta memberhentikan taksi online berisi penumpang. Setelah itu terjadi tindakan membabi buta.

(Red)

Photo: tampak seorang pelaku memegang benda dan tangan kiri membuka pintu

No comments

Powered by Blogger.