Monday, April 23, 2018

Dugaan Pornografi di Engku Putri Walikota Batam Masih Penyidikan dan Pengembangan

Ditulis oleh: Redaksi sentranews.com     Monday, April 23, 2018    

Batam, sentranews.com-

Kasus tarian yang dianggap striptis dan erotis mengarah pornografi, yang disuguhkan pada Pesta Rakyat yang diselenggarakan oleh Penjaga Marwah Rudi di Dataran Engku Putri Gedung Walikota Batam pada 14/4/2018, Polresta Batam telah menetapkan tersangka.

Tersangka berasal dari penari  dan organisasi penyelenggara berjumlah 5 orang, 3 penari dan 2 orang penyelenggara. Informasi yang berkembang telah ada tersangka baru.

Setelah kejadian tersebut, Advokat Simson Sigiro dari Kantor Hukum Manner Lubis  mengunjungi tersangka dari penyelenggara pada 16/4/2018 dalam rangka memberikan konsultasi hukum.
"Sebagai profesi dan juga pertemanan kita layani konsultasi hukum. Untuk hal lain kita belum bisa berbicara lebih banyak. Apa yang disangkakan pastinya ada di kepolisian (surat penangkapan-red)," terang Simson Sigiro. "Selagi belum putusan tetap, tersangka belum bisa disebut bersalah. Itu perlu kita pahami," tambah Simson.

Tidak lama berselang, Kasat Reskrim Polresta Barelang, Andi Kurniawan telah menetapkan tersangka dengan pasal 34 dan 35 Undang-Undang No 44 Tahun 2008 tentang Pornografi. "Dari hasil gelar perkara yang kami lakukan, maka kami simpulkan bahwa kelima orang ini bertanggung jawab atas aksi tarian erotis beberapa waktu lalu. Status mereka sudah tersangka," ujar Andri kepada wartawan 16/4/2018. " Tidak menutup kemungkinan bisa saja akan ada penambahan tersangka baru seiring perkembangan penyidikan ke depannya," ungkap Andri.

Penelusuran SentraNews.com, Pesta Rakyat dilaksanakan dalam rangka memeriahkan pelantikan pengurus Penjaga Marwah Rudi di lantai IV Gedung Walikota Batam. Pengurus dilantik oleh Walikota Batam, Rudi.

Berdasarkan informasi, nama organisasi menggunakan kata "Rudi", yang dimaksud adalah nama Walikota Batam yang menjabat saat ini, Muhammad Rudi.
(Prist/Redaksi)

Comments
0 Comments

0 comments :