Thursday, April 12, 2018

Penjelasan "Fiksi" dengan Sempurna oleh Rocky Gerung

Ditulis oleh: Redaksi sentranews.com     Thursday, April 12, 2018    

SentraNews.com-

Pernyataan Rocky Gerung,  "Kitab Suci itu fiksi" sangat kontroversial di acara Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa (10/4/2018).

Rocky Gerung menjelaskan dengan sempurna tentang kata "fiksi" tersebut. Berikut petikannya:

"... saat kita sebut kata fiksi di kepala kita adalah fiktif. Fiction itu adalah kata benda. Selalu ada pengertian literatur di dalam kata fiksi karena diucapkan di sebuah forum politik, maka dia dianggap sebagai buruk.

Fiksi itu sangat bagus. Dia adalah energi untuk mengaktifkan imajinasi. Itu fungsi dari fiksi, dan kita hidup di dunia fiksi yang lebih banyak daripada di dunia realitas. Fiksi lawannya realitas, bukan fakta.

Jadi, kalau anda bilang itu fiksi dan kata itu menjadi penyoratif. Jadi anda tidak memperbolehkan anak anda membaca fiksi karena sudah dua bulan ini kata fiksi sudah menjadi kata yang buruk (seperti fiktif-red).

Kitab suci itu fiksi (atau-red) bukan?. Siapa yang berani jawab. Kalau saya berbicara bahwa fiksi itu adalah imajinasi, kitab suci itu adalah fiksi, karena belum selesai, belum tiba, babat tanah jawi itu fiksi.

Jadi ada fungsi dari fiksi untuk mengaktifkan imajinasi untuk menuntun kita berpikir untuk lebih imajinatif.

(fiksi) Lebih dari itu (tumpuan prediksi), bahkan bukan untuk prediksi bahkan (juga) untuk destinasi.
Anda percaya pada fiksi dan anda dituntun oleh kepercayaan itu, (agar) bisa tiba, (tapi) nggak bisa tiba. Itu fungsi kitab suci.

Anda percaya kitab suci, mengapa anda abaikan sifat fiksional dalam kitab suci, kan itu belum faktual dan belum terjadi, dan anda dituntun oleh dalil dalil kitab suci bukan secara prediksi?. .... maka saya pastikan fiksi itu baik, yang buruk itu fiktif. Bisa bedain ngak?.

Kalau saya bilang kitab suci itu fiktif, besok saya dipenjara. Kalau saya bilang itu (kitab suci) fiksi, karena saya berharap terhadap eskatologi dari kitab suci.

Kenapa anda takut kata fiksi itu diucapkan untuk kitab suci, karena kata fiksi itu dibebani sebagai kebohongan, seolah fiksi itu bohong.

Fiksi adalah energi yang dihubungkan dengan telos, dan itu sifatnya fiksi. Dan, itu baik. Fiksi adalah fiction, dan itu berbeda dengan fiktif. Telos yang dalam bahasa Yunani  memiliki arti akhir, tujuan ataupun sasaran.

Fiksi adalah baik, sedangkan yang buruk adalah fiktif. contoh, Mahabharata adalah fiksi namun bukan fiktif. Fiksi itu kreatif, sama seperti orang beragama yang terus kreatif dan menunggu telosnya.

Anda berdoa, (berarti) anda masuk dalam energi fiksional, bahwa dengan itu anda akan tiba di tempat yang indah.

Lantas bisakah fiksi itu disebut keyakinan? bisa . Di dalam agama fiksi itu adalah keyakinan, di dalam lietarur, fiksi adalah energi untuk mengaktifkan imajinasi, kimianya sama.
Orang berdoa dan baca novel sama, di dalam tubuh sama, (dan) jenis hormon yang diproduksi sama."

(Redaksi)

Comments
0 Comments

0 comments :