Tuesday, May 29, 2018

Pengurus Harus Abdi Anggota, Organisasi dan Negara

Ditulis oleh: Redaksi sentranews.com     Tuesday, May 29, 2018    

Batam, SENTRAnews.com-

Pengurus Perkumpulan Masyarakat Sidamanik Sekitarnya (Permasis) Indonesia harus siap menjadi abdi anggota, organisasi dan negara.

Kesiapan tersebut dinyatakan dalam acara Pembekalan dan Rembuk Dewan Pengurus Pusat ( DPP) Permasis Indonesia di gedung sekolah Tunas Indonesia, Putri Tujuh Batu Aji Kota Batam, pada 29/5/2018.

Rembuk menghasilkan program sampai 2020 berupa bea siswa bagi anak anggota dari Divisi Pendidikan dan Sumber Daya Manusia, pembentukan 3 Pengurus Propinsi dan 5 Wilayah Kabupaten/ Kota dari Divisi Wilayah dan Cabang,  pembentukan club olahraga Divisi Olahraga, dan perekrutan anggota dari Divisi Pemuda dan Kaderisasi.

Pembentukan lembaga bantuan hukum dari Divisi Politik dan Hukum, pembentukan jasa marketing dan konsultasi bisnis dari Divisi Ekonomi dan Bisnis. Sedangkan program pesta budaya adalah program tahunan dari Divisi Pariwisata dan Budaya. "Program dan pelaksanaannya itulah wujud nyata pengurus sebagai abdi anggota, organisasi dan negara," kata Ketua Dewan Pembina Permasis Indonesia, Simson Sigiro.

Pembekalan terdiri dari tiga sesi ini diberikan Simson Sigiro, dengan materi  Organisasi Umum, Kepemimpinan, dan Organisasi Kemasyarakatan Permasis Indonesia.

"Permasis Indonesia harus menjadi organisasi yang sesungguhnya. Bukan milik dan bukan untuk tujuan satu dua orang," tegasnya setelah menjelaskan pengertian organisasi dari para ahli dan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan.

Dijelaskannya, Permasis Indonesia telah memiliki syarat organisasi sesuai pendapat ahli dan aturan perundangan. Anggota, terpimpin dan terkendali (pemegang posisi, fungsi, tugas, kewenangan, tanggung jawab), struktur (hubungan kerja/bekerjasama), wadah (legalitas), terencana (program), sumberdaya (kas dan lainnya), sarana dan prasarana (aset dan lainnya), dan tujuan organisasi. "Semua itu real, kita miliki saat ini," terang lawyer di Batam ini.

Dalam menjalankan organisasi, sebut Simson, segenap pengurus bertindak di dalam dan ke luar harus berbudi luhur dan berbudi pekerti yang dilandasi kasih persaudaraan. "Itulah jiwa Permasis Indonesia," gugah pendiri SENTRAnews.com- ini.

Pembekalan dan rembuk yang menelan waktu empat jam berlangsung tiga sesi ini diketuai Sekretaris Jenderal Permasis Indonesia, Priston Silalahi. "Kami Pengurus perlu dibekali untuk menjalankan tugas keorganisasian," ungkap mantan Gubernur FKom Unika St Thomas Medan ini.

Acara dibuka langsung Ketua Umum, Sediman Frana setelah menyanyikan lagu Indonesia Raya. Pasca materi pembkalan dan rembuk, acara ditutup   salah seorang Pembina Manoarra Siallagan bersama Penasehat Jusman Turnip. "Utamakan dan perhatikan program untuk mendukung kesejahteraan anggota," pesan Jusman menjelang penutupan resmi.

(Penulis/editor: Prist)

Photo: Simson Sigiro menyampaikan materi Pembekalan & Rembuk dan Peserta serius mengikuti (29/5/2018).

Comments
0 Comments

0 comments :