Maradat DT dan Pospera Sumut: Evaluasi SOP Kapal di Danau Toba

Jakarta, SENTRAnews.com-.

Ketua Umum Masyarakat Sadar Alam, Budaya dan Wisata ( MARADAT ) Danau Toba, Alex A. Simatupang bersama Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Sumut, Liston Hutajulu secara terpisah mendesak agar Pemprov Sumut, BODT, Pemkab sekitar Danau Toba bahkan Pemerintah Pusat segera dan harus mengevaluasi menyeluruh sistem keamanan dan Standar Operasional Prosedur (SOP) Kapal - kapal penumpang yang ada di Danau Toba.

"Saya rasa perlu dievaluasi kinerja Pemerintah. Slogan 'Negeri Kepingan Surga' sebagai daerah wisata seharusnya memperhatikan keselamatan pengunjung," terang Alex seturut Liston.

Tenggelamnya KM. Sinar Bangun adalah momentum yg paling tepat. Jangan sampai peristiwa kapal tenggelam ini terulang lagi di saat bulan Oktober nanti pelaksanaan IMF - WB Annual Meeting dihadiri oleh ratusan Negara dgn hampir 20 ribu delegasi diselenggarakan di Bali sambil memperkenalkan Danau Toba sebagai salah satu dari 10 Destinasi Bali Nusantara.
"Apa kata dunia ?", Geram Alex.

Alex menceritakan bulan Februari lalu, baru melakukan perjalanan darat dari Medan-Siantar, Tigaras, Simarjarunjung, Tele - Simanindo, Urat, Harian dan Tomok. Dari Tomok - Parapat dapat last Ferry jam 17.00 WIB, hampir mengalami hal yg sama. Karena Ferry terakhir, maka semua armada dan manusia dimasukkan ke geladak kapal hingga 'over capacity'. Sampai- sampai penutup kapal tidak bisa tertutup dgn baik krn ada bus besar yg terpaksa harus dinaikkan. Herannya tidak ada pengecekan atau kontrol dari Syahbandar atau Dishub Pemkab Samosir Kapal langsung berangkat menuju Parapat.

Alex yg juga Jurnalis senior, mantan Wartawan Koran Bahasa Inggris The Indonesian Observer ini, menyerukan kepada seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan ( Stakeholder ) Danau Toba sebagai destinasi wisata internasional memainkan peran masing -masing untuk mensupportnya. Dan mendukung 'standing position' putra Batak  Jenderal Luhut Binsar Panjaitan sebagai Menko Maritim yg dipercaya Presiden RI, Ir. Joko Widodo sebagai Ketua Panitia IMF-WB Annual Meeting. Jangan sampai Luhut dipermalukan dari Kampung sendiri.

Belum lagi upaya Jend. Luhut memperjuangkan Bandara Silangit menjadi Bandara Internasional dan percepatan pembangunan jalan tol Medan-Kuala Namu- Siantar - Parapat (Danau Toba).

"Ini semua perlu respon positif dari seluruh komponen seputaran Danau Toba dan Anak Rantau," pinta
Alex Simatupang
Ketua Umum

(Redaksi)

Photo: Alex Simatupang saat mengikuti pelayaran sebuah kapal di Danau Toba

No comments

Powered by Blogger.