Friday, July 13, 2018

Plakat RI-RRT 'Bencana' Bagi Kapolres Ketapang

Ditulis oleh: Redaksi sentranews.com     Friday, July 13, 2018    

Ketapang, SENTRAnews.com-

Plakat Kantor Polisi Bersama, Kepolisian Negara Republik Indonesia (RI) Provinsi Kalimantan Barat Kabupaten Ketapang, Biro Keamanan Publik Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Provinsi Jiangsu Resor Suzhou, serta Ketapang Ecology and Agriculture Foresty Industrial Park yang belum diresmikan itu, menjadikan  Kepala Polres Ketapang, AKBP Sunario dicopot dari jabatannya.

Menurut Sunario Kantor Bersama antara Polres Ketapang dengan Kepolisian Tiongkok di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat telah lama dijajaki pihak kepolisian negara Tiongkok.

"Sudah dua kali berkunjung ke Ketapang untuk menjalin kerjasama keamanan," terang Sunaryo kepada media. "Kamis (12/7/2018) kemarin kunjungan dari mereka yakni Wali Kota yang merangkap Kepala Kepolisian Suzhou ke PT BSM," jelas Sunario 13/7/2018 sembari mengakui perwakilan Polres Ketapang turut bersama rombongan.

Menunggu diresmikan, pihaknya menyarankan agar urusan kerjasama itu langsung ke Mabes Polri karena belum ada perjanjian atau MoU apapun terkait kerjasama antar keduanya.

Foto plakat beredar viral di media sosial itu membuat Kapolri Tito Karnavian bertindak tegas. Mabes Polri menyatakan Kapolres Ketapang AKBP Sunario dicopot dari jabatannya.

Pencopotan itu disampaikan Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) M Iqbal, terhitung hari ini 13/7/2018 menjadi Pamen di Polda Kalbar berdasarkan telegram Kapolri dengan nomor ST/1726/VII/2018.

Menurutnya, apa yang dilakukan Kapolres Ketapang tersebut tidak sesuai mekanisme yang ada di Polri. "Kerja sama dengan negara lain atau polisi negara lain merupakan kewenangan Mabes Polri," terang Iqbal.

(Antara/ bbs/ Redaksi)

 

Comments
0 Comments

0 comments :